Jalan rusak dikebut jelang lebaran, 31 ruas di Sidoarjo digarap serentak, target tuntas Maret 2026

Pemkab Sidoarjo menargetkan seluruh perbaikan jalan tersebut rampung sebelum Hari Raya Idulfitri. (Foto : Pemkab Sidoarjo)

Reportase Faktual, Sidoarjo || Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggeber perbaikan infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan mobilitas warga. Melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA), perbaikan jalan mulai digelar secara masif dan serentak di berbagai wilayah, menyasar puluhan ruas strategis yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo, M. Makhmud, menyampaikan bahwa mulai pekan ini, pihaknya langsung menangani 16 ruas jalan yang tersebar di sejumlah kecamatan padat aktivitas, seperti Kecamatan Sidoarjo, Buduran, Gedangan, Sedati, dan Waru. Pengerjaan dilakukan bersamaan untuk mempercepat dampak perbaikan yang dirasakan publik.

“Mulai minggu ini kami langsung turun menangani 16 ruas jalan sekaligus. Ini kami lakukan serentak agar progresnya cepat dan hasilnya bisa segera dinikmati masyarakat,” ujar Makhmud, Rabu (4/2/2026).

Tak berhenti di situ, akselerasi perbaikan akan berlanjut pada pekan berikutnya. Dinas PUBMSDA telah menyiapkan penanganan tambahan terhadap 15 ruas jalan lainnya, sehingga total terdapat 31 ruas yang ditargetkan tersentuh perbaikan dalam dua pekan berturut-turut. Langkah ini berjalan paralel dengan program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) yang dikerjakan oleh masing-masing kecamatan.

Menurut Makhmud, skema kolaboratif antara dinas dan kecamatan menjadi kunci agar perbaikan tidak saling tumpang tindih. Seluruh titik jalan telah dipetakan berdasarkan kewenangan, sehingga pekerjaan bisa berlangsung simultan dan efisien.

“Kami sudah duduk bersama para camat, melakukan desk dan pemetaan. Mana yang ditangani dinas, mana yang melalui PIWK, semuanya sudah jelas. Tinggal eksekusi di lapangan,” jelasnya.

Pemkab Sidoarjo menargetkan seluruh perbaikan jalan tersebut rampung sebelum Hari Raya Idulfitri. Target ini sejalan dengan arahan Bupati Sidoarjo agar masyarakat dapat menikmati kondisi jalan yang lebih layak saat arus mudik dan aktivitas Lebaran.

Meski telah menetapkan ruas prioritas, Dinas PUBMSDA tetap membuka ruang penanganan darurat. Jika ditemukan kerusakan jalan yang membahayakan keselamatan pengguna, penambalan akan dilakukan tanpa menunggu jadwal utama.

Perhatian khusus juga diarahkan pada Jalan Lingkar Timur yang belakangan menjadi sorotan publik. Untuk kawasan ini, PUBMSDA menyiapkan langkah percepatan dengan dukungan satuan tugas serta koordinasi lintas sektor. Bahkan, opsi penambahan anggaran tengah diupayakan agar penanganan dapat dilakukan lebih optimal.

Di sisi lain, perencanaan jangka menengah juga terus dimatangkan. Sekitar 25 paket pekerjaan jalan ditargetkan rampung perencanaannya dan selesai dikerjakan pada Maret 2026. Setelah dokumen perencanaan final, proses lelang akan dilakukan secara serentak.

“Pola kerja serentak ini akan kami lanjutkan untuk tahun 2027. Kami sudah berkoordinasi dengan Bappeda agar perencanaan bisa masuk PAK. Kalau perencanaan cepat, lelang cepat, maka manfaatnya juga lebih cepat dirasakan masyarakat,” pungkas Makhmud.

Dengan percepatan ini, Pemkab Sidoarjo berharap persoalan jalan rusak yang selama ini menghantui mobilitas warga bisa ditekan, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah. (*)

Editor : RF1

Bagikan