Reportase Faktual, Padang || Arema FC datang ke Sumatera Barat dengan satu tekad, pulang bawa tiga poin!
Pekan ke-11 BRI Super League 2025/26 akan jadi ujian berat bagi Singo Edan saat menantang Semen Padang di Stadion H Agus Salim, Senin, 3 November 2025.
Bukan sekadar laga biasa, pertandingan ini punya misi penting. Arema FC ingin menghapus kekecewaan usai kalah dari Borneo FC pekan lalu, sekaligus menjaga rekor manis mereka di laga tandang musim ini.
Ya, sampai pekan ke-10, Arema termasuk salah satu tim yang belum pernah kalah di kandang lawan — dengan torehan satu kemenangan dan tiga hasil imbang.
Catatan ini bahkan sejajar dengan sang pemuncak klasemen, Borneo FC Samarinda.
“Kami datang ke Padang dengan misi meraih kemenangan. Setelah kekalahan, kami selalu evaluasi. Seperti saat kalah dari Persib di Malang, kami bangkit dan menang di Makassar. Semoga pola itu terulang,” ujar pelatih Arema FC, Marcos Santos, penuh optimisme.
Kekalahan dari Borneo memang sempat bikin kecewa Aremania. Tapi di balik itu, Santos memastikan timnya sudah move on dan siap tempur.
Beberapa pemain absen? Tidak masalah. “Kami harus mencari pengganti, tapi semua pemain siap. Persiapan berjalan baik, dan semangat mereka tinggi,” tambahnya.
Sementara itu, Semen Padang yang masih terjebak di dasar klasemen juga bukan lawan enteng.
Bermain di kandang sendiri, tim Kabau Sirah tentu tak ingin jadi bulan-bulanan. Santos sadar betul ancamannya.
“Kami respek semua lawan. Tim seperti Semen Padang biasanya punya motivasi tinggi untuk bangkit. Jadi, pertandingan ini jelas tidak akan mudah,” tegasnya.
Dengan semangat “bangkit lagi” dan rekor tandang yang masih kinclong, Arema FC jelas tak ingin pulang dengan tangan hampa.
Laga Senin sore bukan cuma soal poin — tapi juga soal harga diri, semangat, dan pembuktian bahwa Singo Edan belum habis. (*)
Editor : RF1






