Reportase Faktual || Liga Indonesia musim ini bukan hanya tentang rivalitas klub besar atau atmosfer panas di tribun stadion.
Ada kisah menarik datang dari tiga pemain asal Brasil yang sedang mencuri perhatian lewat aksi-aksi tajamnya di depan gawang lawan.
Mereka adalah Dalberto Luan Belo (Arema FC), Uiliam Barros (Persib Bandung), dan Emaxwell Souza (Persija Jakarta) — tiga nama yang sama-sama berasal dari Negeri Samba, namun kini bersaing sengit di tanah Nusantara.
Di daftar top skor sementara BRI Super League 2025/26, Dalberto berada di puncak klasemen dengan torehan sembilan gol hingga pekan ke-10.
Penyerang yang dikenal punya insting predator tajam ini kembali menunjukkan ketenangannya lewat eksekusi penalti ke gawang Borneo FC pekan lalu.
Arema FC pun makin bergantung pada ketajaman sang bomber ketika menghadapi Semen Padang FC di Stadion Haji Agus Salim, Senin, 3 November 2025.
Mampukah Dalberto menambah koleksi golnya atau justru terhenti di tangan barisan bek Kabau Sirah?
Di bawahnya, Uiliam Barros juga tak mau kalah bersinar. Pemain sayap kanan milik Persib Bandung ini sudah mengoleksi enam gol, termasuk satu tambahan saat Maung Bandung menaklukkan Persis Solo.
Uiliam dikenal bukan hanya tajam, tapi juga rajin turun membantu pertahanan.
Pekan ini, tantangan berat menantinya saat Persib bertamu ke markas Bali United di Gianyar.
Di hadapan suporter Laskar Tridatu, Uiliam akan kembali diuji, apakah masih bisa menari-nari dengan bola seperti di Bandung?
Sementara itu, Emaxwell Souza melengkapi dominasi pemain Brasil di papan atas pencetak gol.
Striker Persija Jakarta ini sudah mencetak lima gol, dan yang paling berkesan adalah gol tunggal ke gawang Madura United yang memastikan kemenangan tipis 0-1 bagi Macan Kemayoran.
Gol itu bukan hanya tentang tiga poin, tapi juga tentang mentalitas seorang finisher sejati yang selalu hadir di momen penting.
Hari ini, Emaxwell sudah menatap laga melawan PSBS Biak dengan satu misi, menambah tabungan gol.
Tiga pemain, satu negara, satu ambisi — menjadi raja gol di Indonesia.
Dan jika tren ini berlanjut, BRI Super League 2025/26 bisa jadi akan berakhir dengan aroma Samba yang begitu kental di podium topskor. (*)
Editor : RF1






